Langkah Memilih Foto Untuk Desain Website

Langkah Memilih Foto Untuk Desain Website – Foto atau gambar selalu menjadi suatu sarana komunikasi visual yang kuat sebab bisa menggambarkan ribuan kata.

Meskipun Anda bukan fotografer atau seniman, Anda perlu berhati-hati untuk mempertimbangkan foto/gambar yang Anda gunakan untuk meraih kesuksesan website Anda. Dengan begitu banyak pilihan foto/gambar di internet saat ini, Anda mungkin bertanya-tanya jenis gambar seperti apa yang dapat menghasilkan dampak baik untuk website Anda.

Berikut ini adalah beberapa tips yang dapat membantu Anda memilih foto atau gambar yang membuat desain website Anda lebih berkesan di mata pengunjung website Anda.

1. Foto yang Berkualitas

Large Foto, Pixelperfect, gambar yang beresolusi tinggi selalu menjadi pilihan terbaik. Karena merupakan cara yang termudah untuk membuat website Anda benar-benar terlihat menonjol, terlihat lebih profesional dengan gambar yang tajam dan tidak blur serta dapat meningkatkan perhatian penggunjung terhadap produk atau jasa yang Anda tawarkan. gaple online

Sebagai contoh adalah misalnya Apple dengan peluncuran iPhone 7, atau iPad pada landing page menggunakan foto Produk dengan resolusi tinggi sehingga memberikan kesan jelas dan tajam kepada mata pengunjung.

Jika Anda ingin untuk segera membangun kredibilitas dan menarik perhatian pengunjung pada website Anda, Namun perlu diperhatikan besar dari ukuran file foto agar tidak menjadikan lambat ketika dimuat dalam website Anda. Sebagai aturan praktis, gunakan resolusi 72 dpi (dot per inch) akan tetapi Anda dapat melakukan percobaan dengan 96 dpi. Sedangkan untuk ukuran yang dianjurkan untuk latar belakang (background website) ialah 1250 × 800 pixel atau lebih tinggi, tentu dengan proporsi yang sama. Untuk ukuran file gambar usahakan diantara 500kb-600kb. Gunakan tinypng untuk optimasi ukuran pada gambar Anda.

2. Sesuai dengan Brand Anda

Gambar yang Anda pakai harus relevan dengan brand (identitas) merek Anda. Contohnya adalah Anda menjual sebuah produk furnitur berkualitas tinggi. Maka foto-foto yang anda gunakan pada website harus sesuai dengan produk yang Anda jual. Foto juga harus dapat memberikan sebuah kesan kepada para pengunjung website bahwa produk yang Anda tampilkan di website memang benar-benar berkualitas tinggi, sebagai contoh, TIDE Design.

Langkah Untuk Memilih Foto Untuk Desain Website

TIDE Design bergerak pada bidang handmade furniture yang berkomitmen untuk selalu menghadirkan desain unik berkualitas tinggi yang terinspirasi dari kesederhanaan, perhatian terhadap detail dan yang terpenting produk hanya tersedia bagi yang melakukan pemesanan (limited).

3. Actionable

Maksudnya, gambar atau foto yang dipakai harus dapat membujuk atau mengarahkan pengunjung website melakukan tindakan pada Call to Action yang terdapat dalam website Anda. Sebagai contoh, silakan lihat website burgerking.

Ketika Anda berkunjung pada website ini, yang pertama kali Anda lihat adalah foto daging burger berukuran besar pada background, kemudian mata Anda akan terarahkan pada tombol Call to Action “View Menu”. Ini adalah komposisi foto yang bertujuan untuk mengarahkan pengunjung agar melakukan tindakan.

4. Mewakili Sebuah Produk

Foto atau gambar yang membantu penjualan suatu produk tentulah yang berkaitan dengan produk tersebut.

Untuk membuat foto produk menjadi terlihat hidup pada website, ada beberapa tips yang dapat membantu Anda antara lain:

– Menggunakan beberapa gambar untuk menunjukkan produk dari berbagai sudut.

– Pikirkan konteks bagaimana produk harus ditampilkan ke pembeli potensial.

– Pastikan Anda mengizinkan pengunjung untuk melihat gambar produk dengan ukuran besar.

– Jika produk tersedia dalam berbagai ukuran dan warna, pastikan Anda telah menunjukkan semua variasi.

Sebagai contoh yaitu produk berupa pakaian, dimana kita dapat mengamati produk dari berbagai sudut, melihat tampilannya pada tubuh kita merasakan kelembutan ataupun kualitas dari kain dan lain sebagainya.

Hal ini seperti yang diaplikasikan pada website Levi’s, bila Anda melihat website toko online Levi’s pada gambar di bawah ini, Anda akan melihat orang-orang mengenakan celana jeans yang bagus dan foto yang anda gunakan bisa menciptakan kesan bahwa orang merasa nyaman ketika mengenakan produk jeans dari Levi’s.

Berikut adalah halaman produk kemeja wanita, dimana foto yang digunakan menggunakan foto model wanita yang benar-benar hadir dengan menggunakan setiap produk yang tersedia. Anda bisa melihat koleksi sekilas dan kemudian melihat produk yang Anda pilih secara rinci.

5. Menggunakan Foto Real People

Memakai foto orang nyata (real people) memiliki potensi untuk meningkatkan rasio konversi website Anda. Akan tetapi, ada satu aturan dasar yang perlu Anda perhatikan.

Anda mungkin sering melihat foto dari orang di kantor yang indah dan mewah, tertawa bersama dan menunjuk beberapa objek kantor. Atau foto-foto dari seorang gadis yang tersenyum manis dengan headset, atau dua pengusaha berjabat tangan. Apakah Anda pikir gambar tersebut benar-benar menyampaikan profesionalisme dan kepercayaan kepada pengunjung?

Langkah Memilih Foto Untuk Desain Website 1

David Meerman Scott, seorang pembicara di bidang marketing, leadership, dan media sosial pernah beru

Jika demikian, lantas gambar seperti apa yang baik untuk halaman website bisnis? Foto-foto dari karyawan Anda sendiri dapat menjadi pilihan yang terbaik gambar akan terlihat alami dan dapat dipercaya.

6. Unik

Bagaimana jika layanan/produk Anda hanya tersedia untuk pasar yang terbatas, namun masih ingin terlihat menonjol di antara para pesaing Anda? Dalam kasus seperti ini, Anda harus menggunakan gambar yang dapat mendukung dan membedakan merek Anda dari para pesaing. Pikirkan sesuatu yang benar-benar berbeda dari pesaing Anda.

Perlu diperhatikan pada saat menggunakan stock photo dengan model real people sama halnya pada point diatas.

Apakah menggunakan stock photo ide yang buruk?

Sejujurnya, tidak begitu yakin. Akan tetapi, terdapat suatu potensi yang luar biasa ketika fotografi digunakan untuk menggambarkan cerita serta mewakili ribuan kata. Stock photo yang diciptakan oleh fotografer amatir ataupun profesional akan membuat presentasi dan iklan pada website jauh lebih nyaman dipandang. Coba pikir kembali pada saat semua orang menggunakan layanan stock photo yang sama, ditambah lisensi murah non-eksklusif, tentu akan membuat foto website Anda kurang unik jika dibandingkan dengan kompetitor Anda.

Sebagai contoh, lihatlah website Amazee Labs.

Amazee Labs adalah konsultan website, pengembangan website, serta web hosting yang secara spesifik berfokus pada pengembangan website Drupal. Karena banyaknya perusahaan yang menawarkan layanan serupa, wajar jika terjadi persaingan yang sangat ketat. Sekarang coba Anda lihat website ini. Tidakkah Anda tergoda untuk melihat situs dan layanan ini karena gambarnya memiliki tingkat keunikan lebih daripada layanan lain?

Gambar tidak hanya digunakan sebagai elemen dekoratif. Fungsi dari foto atau gambar seharusnya bisa lebih dari sekedar itu. Pikirkan foto atau gambar sebagai pendorong utama keberhasilan website dan niscaya Anda akan dapat memilih foto/gambar yang tepat. Pastikan Anda mempertimbangkan jenis foto atau gambar yang akan digunakan pada waktu membuat konsep website. Sebaiknya jangan asal menggunakan foto/gambar.