Dampak Desain Website Yang Berkualitas

Dampak Desain Website Yang Berkualitas – Sebagai seorang perancang website, sangat penting untuk merancang website profesional dengan estetika yang tepat. Seperti pengaturan warna yang tepat dan menarik, menentukan font style yang sesuai dengan teks pada halaman website, pemilihan dan penempatan gambar haruslah tepat, dan lain sebagainya. Sepertinya cukup merepotkan bukan? Dengan alat perancangan web yang tepat, pekerjaan Anda akan menjadi relatif lebih mudah dari yang Anda bayangkan.

Dalam artikel ini, akan membahas beberapa alat desain web online terbaik yang dapat melatih Anda menjadi seorang perancang web sederhana tetapi berkualitas. Namun sebelumnya, mari kita lihat dulu bagaimana desain web mempengaruhi tampilan website.

Efek dari Website yang Dirancang Secara Estetis

Rancangan keindahan atau sisi estetika sangatlah penting ketika hendak merancang website profesional, dari header sampai footer yang terletak paling bawah. Mari kita lihat, tiga hal yang membantu dalam proses ini.

Dampak Desain Website Yang Berkualitas

Memberikan Kesan Pertama yang Menarik “First impression is the last impression”, berlaku ketika menekuni desain web. Menurut sebuah studi oleh Google, pengguna memutuskan apakah mereka menyukai website Anda atau tidak tergantung pada desain web dalam 17ms pertama saat mereka melihatnya. Jika Anda lulus ini, maka Anda memiliki pelanggan potensial yang akan mengunjungi website Anda. Salah satu cara untuk menarik perhatian pengguna adalah membuat desain web Anda lebih menonjol dari yang lain.Tips: Cobalah untuk memiliki website dinamis daripada website statis dengan tipografi tebal atau beberapa animasi yang menonjolkan esensi website Anda. slot online

Pertahankan Kesan Minimalis atau Sederhana “Less is More”, mungkin lebih tepat untuk pendekatan desain minimalis. Desain minimalis berfokus untuk memiliki konten dan elemen media yang relevan di halaman. Desain yang minimalis membuat website terlihat tajam & profesional. Salah satu keuntungan utama dari menjaga website minimalis adalah membantu pelanggan menemukan item dengan mudah. Jika pelanggan dapat menemukan produk dengan mudah, kemungkinan dia akan senang untuk kembali ke situs Anda lagi.Tips: Tampilkan lebih sedikit produk di tiap halaman dan berikan penekanan pada gambar produk lalu tuliskan satu atau dua baris deskripsi.

Footer yang disusun dengan Baik Website footer adalah salah satu elemen yang sering dikesampingkan dalam desain website, padahal ia memiliki banyak manfaat. Footer yang dirancang dengan baik membantu memvalidasi website Anda ke pelanggan serta memperkuat SEO Anda. Footer website Anda idealnya harus mencakup semua informasi resmi, Tentang Kami, penghargaan, sertifikat keamanan, dll. Satu hal yang dapat Anda sertakan adalah tautan berlangganan ke blog Anda. Hal ini dapat membuat pengunjung web akan berlangganan ke blog Anda, sehingga meningkatkan peluang Anda untuk mengubah potensial customer menjadi pelanggan.Tip: Jaga agar desain footer Anda tetap interaktif mengarahkan penekanan pada sign-up, subcription dan security

6 Perangkat Desain Web Online Terbaik

Setelah melihat bagaimana desain web memengaruhi pengguna, marilah memeriksa beberapa alat desain web online terbaik untuk membantu Anda mempermudah proses desain Anda.

1. Froont

Froont adalah alat desain web open source dengan visual drag and drop editor yang membantu Anda mendesain halaman secara responsif. Hal ini termasuk beberapa animasi kustom dan efek paralaks yang dapat diterapkan ke halaman web Anda. Salah satu manfaat utama dari Froont adalah bahwa di dalam regular font mencakup lebih dari 1.500 font dari Google dan Adobe Typekit. Dengan cara ini Anda tidak perlu mengunduh font secara eksternal dan mengunggahnya ke editor desain online Anda. Froont dikemas berbeda untuk semua orang dan tersedia untuk Desainer (Pribadi, Bisnis, studio), Penerbit dan Perusahaan. Paket paling dasar adalah $17/bulan untuk desainer sebagai penggunaan pribadi

2. Figma

Belajar dan berkolaborasi dari desainer lain adalah salah satu cara terbaik untuk mempelajari dan mendesain web / aplikasi web Anda. Figma adalah salah satu tool interface web design yang banyak membantu desainer untuk berkolaborasi dan berbagi ide mereka secara real-time.

Figma dapat digunakan untuk mendesain landing pages wireframe dan juga memungkinkan mengekspor file SVG dan CSS. Kemampuan ini membantu menciptakan desain responsif yang cocok untuk ponsel, tablet, desktop, dll. Dengan cara ini, Anda sebagai perancang web tidak hanya berbagi ide tetapi juga mendapatkan inspirasi dan konsep untuk merancang website Anda dengan sebaik mungkin.

3. WebFlow

Karena sebagian besar pengunjung menjelajahi internet melalui ponsel mereka, memiliki website yang responsif sangat penting saat ini. Jika website Anda tidak responsif, maka tidak akan sesuai saat digunakan melalui smartphone seperti pada browser desktop, dan kemungkinan Anda akan kehilangan pelanggan. Webflow adalah alat desain dan pengembangan website open source yang membantu perancang web mengembangkan website responsif yang mudah digunakan. Ini juga dikenal sebagai Visual CMS (Content Management System) yang secara efektif merombak proses pengembangan dan desain.

4. Pictaculous

Sebuah gambar bernilai seribu makna tetapi skema warna yang salah dapat merusak keseluruhan efek yang indah. Pictaculous adalah alat warna gambar online yang membantu Anda dalam memilih palet warna yang tepat untuk website Anda atau landing page tertentu tergantung pada foto yang Anda unggah. Menggunakannya semudah mengunggah gambar dari sistem Anda dan dalam hitungan beberapa detik Anda akan mendapatkan palet warna yang cocok yang akan melengkapi gambar di halaman landing.

5. Iconfinder

Dampak Desain Website Yang Berkualitas

Ikon sederhana dari yang berwarna atau monokromatik banyak membantu pada sebuah tampilan desain web online yang minimalis. Didirikan pada tahun 2007, Iconfinder adalah salah satu mesin pencari ikon terkemuka untuk vektor, SVG, format PNG.

Iconfinder memungkinkan Anda untuk mengedit ikon tergantung sesuai yang Anda butuhkan. Iconfinder memiliki Icon Editor yang memungkinkan Anda untuk mengedit ikon dan mengunduh dalam format yang tersedia.

6. Coolors

Memilih warna yang tepat sangat penting dalam mendesain website yang unik namun profesional. Setiap warna membangkitkan jenis emosi yang berbeda. Oleh karena itu sangat penting untuk menggunakan tidak hanya warna yang tepat tetapi juga palet warna yang tepat. Coolors memiliki berbagai warna yang cocok untuk pengaturan dan tata letak yang berbeda. Yang Anda butuhkan hanyalah satu klik di spacebar dan palet warna Anda akan terbentuk. Setelah puas dengan palet, Anda dapat mengekspor file dalam bentuk PDF, PNG, SCSS, SVG, dan Copic markers. Coolors bahkan memungkinkan Anda menghasilkan warna berdasarkan gambar yang diunggah.

Terlepas dari alat-alat desain website ini, ada beberapa yang lain seperti Pixel Dropr yang membantu Anda membuat ikon dan buttons and Dribble, sebuah platform yang memungkinkan Anda terhubung ke desainer di seluruh dunia dan berbagi ide-ide Anda.

Merancang website profesional yang estetis, membutuhkan waktu dan usaha. Tools desain web online yang baik akan sangat memudahkan usaha Anda

Tokoh Indonesia Ahli Desain Dan Pengembang Website Di Kancah Internasional

Tokoh Indonesia Ahli Desain Dan Pengembang Website Di Kancah Internasional – Indonesia yang terbentang dari Sabang sampai Merauke ternyata melahirkan pemuda-pemudi yang berprestasi. Tak peduli berasal darimana, mereka tetap dapat membanggakan Indonesia dengan kemampuan mereka dalam bidang teknologi. Berikut adalah 10 tokoh muda membanggakan dari Indonesia, yang memiliki prestasi di kancah internasional dalam bidang teknologi dan digital:

1. Khoirul Anwar

Pria dengan gelar lengkap Dr. Eng. Khoirul Anwar, S.T., M. Eng. In ini menuntaskan studi doktoralnya di Nara Instituite of Science and Technology, Jepang pada tahun 2008. Sempat disebut sebagai penemu 4G LTE, Khoirul Anwar menegaskan bahwa dirinya bukanlah ‘penemu’ 4G. Lebih tepatnya, ia mengerjakan konsep dasar dengan dua Fast Fourier Transform (FFT) berpasangan, yang dipakai dalam 4G uplink. Karena teknik ini, ia mendapat penghargaan dari IEEE Radio and Wireless Symposium (RWS) tahun 2006 di California. Khiorul Anwar pernah menjadi asisten profesor di Nara Institute of Science and Technology, serta Japan Advanced Institute of Science and Technology. Saat ini ia masih aktif menjadi direktur, center of Advanced Wireless Technologies (AdWiTech) di Universitas Telkom.

2. Anantya Van Bronckhorst

Tokoh Indonesia Ahli Desain Dan Pengembang Website Di Kancah Internasional

Anantya Van Bronkhorst atau yang lebih sering disapa Anan merupakan Co-Founder dari Think.Web, sebuah agensi digital yang cukup ternama di tanah air. Awalnya, Think.Web hanya seperti web developer, namun dalam perkembangannya Think.Web kini telah memiliki beberapa divisi, yakni divisi analitis, penjualan, strategis, media sosial, produk, manajemen proyek dan promosi. Bisnis digital ini terus tumbuh hingga sejak tahun 2007, peningkatan pertumbuhan pendapatan tahunan bisa mecapai 70%. Kini, Think.Web telah memiliki 4 sister companies, diantaranya Inmotion yang bergerak dalam bidang mobile dan game developer, Digify, TalkLink, dan Wooz.in. slot online indonesia

3. Shinto Nugroho

Sejak tahun 2013, Shinto telah menjadi Kepala Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintah di Google Indonesia. Kiprah perempuan satu ini dalam bidang teknologi juga tak perlu diragukan. Shinto yang awalnya adalah seorang staf Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, berharap ada banyak perempuan Indonesia yang terlibat dalam perkembangan teknologi. Sebagai kepala kebijakan publik Google Indonesia, Shinto cukup memberikan perhatian terhadap perkembangan teknologi di Indonesia. Menurutnya, Indonesia memiliki potensi besar SDM, karena di Google paling banyak merekrut tenaga dari Indonesia. Ia juga menjadi perpanjangan tangan dari pimpinan tertinggi Google dalam penyampai kebijakan.

4. Ryan Gondokusumo

Tokoh Indonesia Ahli Desain Dan Pengembang Website Di Kancah Internasional

Ryan Gondokusumo merupakan founder dari Sribu.com, sebuah website yang bertujuan memberikan layanan bagi perusahaan dalam mencari desain untuk branding, serta memberikan kesempatan bagi desainer untuk memberikan hasil karya terbaiknya. Selain Sribu.com, Ryan juga membuat sebuah startup lainnya, hasil dari riset dan inspirasi dari startup crowdsourcing di Jepang, yakni SribuLancer. Sribulancer merupakan website untuk mempertemukan antara perusahaan dengan para freelancer. Meskipun ia tidak memiliki basis pendidikan bisnis sama sekali, ia berusaha untuk memudahkan orang-orang yang mencari pekerjaan, yang berhubungan dengan desain, pengembangan web, data entry, akuntansi hingga penulisan. Hingga saat ini, sudah ada hingga ratusan ribu lapangan pekerjaan melalui website SribuLancer. Peminatnya pun tak hanya orang-orang Indonesia, tetapi juga orang-orang dari luar negeri.

5. Andre Surya

Animator kebanggaan Indonesia lainnya adalah Andre Surya. Ia menjadi salah satu digital artist dalam film “Iron Man”, “Star Trek”, “Transformers: Revenge of the Fallen”, “Terminator: Salvation”, “Iron Man 2” dan beberapa film lainnya. Sempat berkuliah di Vanatrs – Vancouver, Canada, Andre kemudian berhasil diterima bekerja di Lucasfilm. Bukan hal yang mudah, karena Andre harus melewati banyak tahapan hingga saat wawancara kedualah ia diterima sebagai Digital Artist di Lucasfilm Singapura. Ia menjadi satu-satunya digital artist di divisi Industrial Light and Magic (ILM) yang berasal dari Indonesia. Lucasfilm merupakan salah satu production house besar di dunia yang memproduksi film Star Wars. Kini ia mendirikan Enspire Studio, sebuah studio animasi yang didalamnya juga terdapat Enspire School of Digital Art.

6. Rini Sugianto

Dibalik layar beberapa film hollywood seperti “The Hobbit: Unexpected Journey”, “The Hobbit: The Desolation of Smaug”, “The Hunger Games: Catching Fire”, “Iron Man 3” dan “The Adventure of Tintin” ternyata ada seorang srikandi asal Indonesia sebagai animatornya. Dialah Rini Sugianto. Berawal dari kesukaannya terhadap animasi ketika mendesain bangunan dengan aplikasi pada komputer, ia kemudian memutuskan untuk melanjutkan pendidikannya di Academy of Art University, San Fransisco jurusan animasi. Setelah lulus, ia bergabung dengan Weta Digital di Selandia Baru sebagai character animator film hollywood yang sudah tersebut di atas. Ia juga pernah bergabung dengan berbagai studio game, diantaranya Stromfront, Offset Studio, dan Blur Studio. Saat ini, Rini juga mengembangkan sekolah animasi online yang bernama Flash Frame Workshop.

7. Jim Geovedi

Siapa bilang keahlian IT hanya bisa diperoleh melalui pendidikan sarjana. Jim Geovedi membuktikan bahwa teknologi dapat dipelajari secara mandiri. Ia dikenal karena kemampuannya dalam melakukan hacking terhadap sebuah sistem. Kemampuan hacking Jim digunakan untuk mengetahui kelemahan suatu sistem agar tidak dibobol oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Pada tahun 2001, Jim mendirikan perusahaan bernama C2PRO Consulting yang bergerak dalam bidang konsultan TI untuk lembaga pemerintahan. Selain itu, ia juga pernah mendirikan perusahaan konsultasi keamanan jaringan yang bernama TI Bellua Asia Pasific pada tahun 2004. Di tahun yang sama, namanya semakin berkibar karena kiprahnya membantu Komisi Pemilihan Umum dalam upaya menemukan pelaku peretas website KPU yang menjebol pusat data penghitungan suara. Pria yang tahun ini berusia 38 tahun ini juga pernah menjadi pembicara tentang isu keamanan satelit yang pada akhirnya ia mampu mengubah arah sampai menggeser satelit negara China yang saat itu menjadi negara uji coba. Saat ini Jim tinggal di London dan masih aktif dalam bidang keamanan satelit, keamanan perbankan dan penegakan hukum.

8. Muhaimin Iqbal

Muhaimin Iqbal merupakan Founder dan Chairman di iGrow Resources Indonesia. Terbentuk sejak tahun 2014, hingga saat ini telah membantu petani memanfaatkan lahan untuk menghasilkan bahan makanan organik berkualitas tinggi dan hasil yang berkelanjutan dengan menggunakan perangkat lunak agricultural management berbasis komputasi awan. Melalui iGrow, petani, pemilik lahan serta komponen pendukung lainnya dapat dipertemukan untuk menciptakan bahan pangan organik. Dalam aplikasi ini, investor dapat berinvestasi melalui berbagai paket yang telah disediakan, dengan nilai paket investasi yang bervariasi. Sejak dirilis, iGrow kini telah memiliki 1.247 hektar lahan, 10.682.001 pohon yang ditanam, 23.965 member serta 2.300 petani. Dari statistik sebanyak itu, terdapat 351.840 kg CO2 yang terserap. Hal ini tentu saja berdampak baik bagi lingkungan. Melalui iGrow, para investor dapat memilih benih, menyaksikan progres tanaman, hingga memantau saat panen tiba melalui satu buah website.

9. Wahyu Ichwandardi

Siapa tak senang menonton animasi? Terlebih animasi yang tidak biasa. Ya, Wahyu Ichwandardi atau yang lebih dikenal dengan nama Pinot ini merupakan salah satu animator berkebangsaan Indonesia yang kini melanglang buana ke mancanegara. Pria yang menamatkan pendidikan Bachelor of Arts (B.A.) di Institut Teknologi Bandung ini seringkali mengunggah video animasi pendek karyanya pada media Vine. Ia menggabungkan teknik pembuatan animasi dengan menggunakan kertas dan pensil, kamera moderen hingga membuat beberapa potongan teaser film dengan menggunakan perangkat Apple ‘jadul’. Salah satu animasi karyanya yang diambil dari trailer film Star Wars: The Last Jedi pun mendapat pujian dari Sutradara film tersebut. Prestasinya dalam bidang animasi juga tak perlu diragukan. Ia pernah mendapat penghargaan juara kategori Vineography untuk Shorty Awards tahun 2014, peraih kategori animasi di Fast Film Fest 2013 dan masih banyak lagi. Papin, sapaan akarabnya, kini tinggal di New York, Amerika Serikat menjadi animtor di VaynerMedia setelah sebelumnya juga pernah tinggal di Kuwait dan bekerja pada Al Watan TV sebagai seorang graphic designer.

10. Borrys Hasian

Ternyata ada pula anak bangsa yang menjadi Google Expert dalam User Experience/User Interface (UX/UI). Dialah Borrys Hasian. Pria lulusan Electrical Telecommunication di Institut Teknologi Telkom ini sejak tahun 2015 telah menjadi mentor UX/UI pada Google Launchpad Global Mentor. Tugasnya adalah mendampingi dan membimbing stratup dari seluruh dunia di Silicon Valley, di bawah program Launchpad Accelerator Google. Selain itu, kecintaannya terhadap dunia desain juga menjadikannya Founder and Design Coach di Circle UX, sebuah perusahaan desain dan inovasi dengan spesialiasi dalam Google Design Sprint di Singapura. Ia juga sering membagi pengetahuan lewat buku tentang UX yang ditulisnya. Ilmu seputar UX dari Borrys bisa Anda ikuti linimasanya dalam akun Twitter @Borryshasian. Borrys kini tinggal di Singapura bersama dengan istri dan ketiga anaknya.